RSS

Memo

Remember When They Forget It
Jun 11
Permalink

Saya mencari consolation, hiburan hidup dari buku-buku. Saya membaca buku-buku. Saya meninggalkan alam ini, alam jasmaniah. Saya punya pikiran, saya punya mind terbang, meninggalkan alam kemiskinan ini, masuk di dalam ”world of the mind”; berjumpa dengan orang-orang besar, dan bicara dengan orang-orang besar, bertukar pikiran dengan orang-orang besar

— Soekarno
Jun 03
Permalink

Prita

Masih saja terjadi yang seperti ini di negeri ini
dan hari ini aku mencatatnya

Bukan apa-apa
Sekedar memberikan kepada penerus negeri ini
Bahwa negeri nenek moyangnya ini tak pernah pergi kemanapun

May 22
Permalink

”...;di negeriku lelaki tak patut menitikkan air mata;aku pun pergi
ke negeri puisi;di mana kegembiraan dan kesedihan keraguan dan cinta
tak ditampik atau menampik ”

— Toto St Radik
Apr 09
Permalink

Tingginya tingkat kebudayaan dan peradaban, menurut Fukuzawa, dapat dilihat pada kecerdasan dan moralitas suatu bangsa, bukan semata-mata pada kemakmuran material dan pencapaian teknologinya

Mar 15
Permalink

“Karena taku kehilangan, ijinkan aku mencatatnya”

— pudakonline
Permalink

Dissapative Structure

Sejarah zat yang meloncat dari kebiasaan struktur utamanya.

Prigogine

Permalink

Politik

Umumnya para penulis dan aktivis buku atau seniman menjauhi dunia yang sudah kadung dikutuk sebagai tempat bersemayamnya hipokrisi

Muhidin M Dahlan

Permalink

Soekarno & Hatta

Soekarno adalah pelahap pelbagai macam buku yang membikin setiap ucapannya menggetarkan dan mengerakkan. Hatta adalah penimbun buku yang ulet yang membikin setiap sikapnya yang tenang menghidupkan refleksi

Permalink

Suara hening aktivis buku di karnaval politik yang riuh

Mirip Dramaturgi novel-novel panjang yang menanam konflik dan kejutan dihalaman-halaman tertentu ketika pembaca sudah menapaki tangga frustasi, demikianlah demokrasi di Indonesia itu.

Muka-muka berlomba pamer di pinggiran jalan, ada yang manis, lucu, lugu, wagu, di darat, laut dan udara. Nyaris tak ada ruang kosong tanpa serbuan muka-muka itu, Pohon-pohon yang biasa dipakai tukang sedot wc dibabatnya habis tanpa sisa.

dari Muhidin M Dahlan dan ketikan saya yang amburadul.

Mar 11
Permalink

“1001 kali seni menghindar dari politik, 1001 politik akan mencampuri urusan seni”

— Amir Pasaribu, komposer Lekra terdepan