Vivere Pericoloso ( nyrempet-nyrempet bahaya)
Bung Karno berkata (17 Agustus 1964)
”Disana, diantara benua Asia dan benua Asutralia, diantara lautan teduh dan lautan Indonesia, hiduplah satu bangsa yang mula-mula mencoba untuk hidup kembali sebagai bangsa, namun akhirnya kembali menjadi satu kuli diantara bangsa-bangsa”
Jadilah pembela teman
Buat apa membela kebenaran
Karena itu tidak akan menguntungkan
~ Kasus Oerip Artalyta
karakter Megawati bukanlah representasi ayahnya. Wartawan senior Buddiartro Shambazy menulis, ia hanya sekadar teh celup rasa Soekarno.
Tak harus banyak kata untuk mengungkapkan yang dalam
Sedikit kata kadang mewakili
Banyak kata justru menghamburkan pesan dan makna
Ini
Tak selamanya yang singkat harus disikat